Piala AFF 2018: Timnas Thailand Curi Start dengan TC di Eropa

Jakarta Piala AFF 2018 baru bergulir mulai 8 November 2018. Namun, Thailand sudah mulai bersiap. Tim juara bertahan ini tak ingin gelar tahun ini direbut negara lain. Persiapan untuk mendapatkan pemain terbaik yang akan menghuni Timnas Thailand, dilakukan mulai akhir Maret 2018.

Pelatih Timnas Thailand, Milovan Rajevac, mengisyaratkan akan memanggil beberapa wajah baru ke tim asuhannya saat Timnas Thailand tampil di turnamen King’s Cup. Turnamen tahunan ini, untuk tahun 2018, digulirkan pada 25-28 Maret 2018 di Bangkok.

Pelatih asal Serbia itu sudah rajin memantau pertandingan di Liga Thailand, terutama kasta tertinggi, Thai League 1, untuk membidik pemain yang sesuai kriterianya.

Pemain hasil pemantauan itu direncanakan dijajal saat Timnas Thailand menjalani serangkaian uji coba, termasuk melawan Gabon, Slovakia, dan Uni Emirat Arab.

“Kami harus terus mencermati pemain sebelum membuat keputusan akhir siapa saja yang akan dipanggil,” kata Rajevac perihal persiapan tim asuhannya menjelang King’s Cup, Piala AFF, serta Piala Asia 2019 seperti dikutip di The Nation.

Tidak hanya itu, Rajevac dan Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT) sudah sepakat mengirim Timnas Thailand proyeksi Piala AFF 2018 dan Piala Asia 2019 untuk menjalani pemusatan latihan ke Benua Eropa.

Pemusatan latihan untuk menempa pemain di Eropa ini akan berlangsung satu pekan, digelar antara akhir Mei atau awal Juni sebelum Piala Dunia 2018.

Thailand memang dengan tegas mengusung target mempertahankan status juara yang diraih tahun 2016. Bahkan, Direktur Teknik FAT, Witthaya Laohakul, berjanji akan mengundurkan diri seandainya Timnas Thailand gagal mempertahankan gelar juara Piala AFF.

Demi meraih gelar juara keenam di Piala AFF itu, FAT juga memastikan akan menurunkan tim terbaik di Piala AFF 2018. Pada akhir tahun lalu, FAT sempat berencana menurunkan pemain muda. Namun, hal itu lantas direvisi pada pertemuan pekan ini yang turut dihadiri Presiden FAT, Somyot Poompunmuang.

“Kami akan menurunkan tim senior untuk Piala AFF 2018. Jika kami memainkan tim usia muda dan gagal mempertahankan gelar juara, itu akan jadi bencana untuk sepak bola Thailand. Namun jika kami sudah memainkan tim senior dan tetap gagal mempertahankan gelar juara, saya akan bertanggung jawab dengan mundur,” ujar Witthaya Laohakul seperti dikutip dari situs resmi AFF.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *