Pria Malaysia Beli Seekor Ikan Louhan Rp 8,7 Juta untuk Digoreng

Barubaru ini seorang pria asal Malaysia menjadi sorotan setelah membeli ikan louhan seharga Rp 8,7 juta.

Pasalnya, ikan yang dianggap sebagai pembawa keberuntungan itu tak lantas dipelihara dalam akuarium, tetapi dimasak untuk dikonsumsi.

Dikutip dari laman Straits Times, Selasa (18/7/2017), pria bernama Muhammad Firdaus Othman mengaku telah membeli ikan louhan dari teman dekat pada 11 Juni 2017.

Sesampainya di rumah, pria berusia 28 tahun itu tak segera memasukkan ikan ke dalam akuarium. Ikan yang dikenal akan warna mencolok dengan tonjolan khas di dahinya itu diletakkan begitu saja dalam sebuah mangkuk.

Dari rekaman video yang beredar, terlihat pula aktivitas Firdaus yang tengah mencuci ikan louhan di dalam wastafel. Pada proses pembersihan ikan, ia juga membelah bagian punuk. Setelah dibelah ternyata isinya hanyalah sekumpulan lemak.

Setelah dirasa cukup, ia mulai membumbui ikan louhan dengan garam dan kunyit.

Tak lama, ia mulai memasukkan ikan tersebut ke dalam penggorengan. Ikan yang semula terlihat segar lamakelamaan berubah menjadi kuning kecokelatan.

Aksi Firdaus kian menjadijadi. Setelah dianggap matang, ia mulai memakan ikan louhan seperti makan ikan pada umumnya.

Dalam video, ia mengungkapkan tak ada hal yang aneh dari ikan tersebut.

“Rasanya seperti ikan nila, tapi jauh lebih enak. Sejauh ini tak ada efek samping yang saya rasa ketika memakan ikan itu,” ujar Firdaus.

Video yang telah diunggah oleh Firdaus dalam akun Facebooknya telah disukai lebih dari 5 ribu kali dan dibagikan lebih dari 23 ribu kali.

Menanggapi ulahnya, pengguna media sosial memberi komentar beragam. Ada yang menentang dan ada pula yang menganggapnya sebagai sesuatu hal yang biasa.

“Waktu itu saya juga pernah dapat ikan louhan yang telah mati dari tetangga, kemudian saya goreng dan rasanya sungguh enak,” tulis warganet.

“Ikan itu memang bisa dikonsumsi, tapi jenis ikan louhan tak layak dikonsumsi karena hanya pantas untuk dipelihara,” tulis warganet lainnya.