Djohar Sebut Sanksi yang Ia Terima dari Komite Etik PSSI Aneh

Sports Liputan6 Metrotvnews.com, Jakarta: Komite Etik Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memberikan sanksi berat kepada anggota Dewan Kehormatan PSSI Djohar Arifin. Mantan Ketua Umum PSSI diberi sanksi tak boleh terlibat dalam kegiatan sepak bola seumur hidup. Djohar dianggap melanggar statuta PSSI. Salah satu perbuatan Djohar yang mendapatkan sorotan ialah melakukan pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi pada 23 Juni. Baca juga PSSI Berencana Rekrut Tenaga Kerja Asing Kemauan Bonekmania Bisa Terwujud, Asal . Asprov PSSI Jatim Tak Jamin Persebaya 1927 Masuk Kompetisi Brandconnect 8 Jajanan Indonesia Terlezat untuk Dicicipi Djohar merasa aneh dengan sanksi tersebut. Pasalnya, sejak Kongres Luar Biasa (KLB) dilakukan pada April lalu, Djohar secara sah sudah mundur dari kepengurusan PSSI. “Lelucon apalagi ini? Sudah diduga semuanya hanya untuk memuaskan dendam ABS (Asal Bapak Senang). Ini seperti Kepala Sekolah menghukum bukan muridnya. Saya bukan pengurus PSSI lagi sekarang,” ujar Djohar kepada Metrotvnews.com, Rabu (8/7/2015). “Saya diundang Kemenpora sebagai Ketum PSSI 2011-2015. Bagaimana mungkin pengurus PSSI sekarang bisa menghukum pengurus sebelumnya? Anehnya lagi, secara fisik saya tak pernah terima undangan sidang. Mana bukti tanda terimanya? Walaupun saya terima undangan tetap tidak akan datang karena kepengurusan ini liar di mata pemerintah,” papar Djohar. (HIL)

Sumber: MetroTVNews