Harapan Djanur di Laga Pertama Bersama Persib di TSC

Sports Liputan6 VIVA.co.id – Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman meminta anak asuhnya mewaspadai kejutan dari PSM Makasar dalam lanjutan pertandingan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu, 2 Juli 2016. Kondisi tim berjuluk Juku Eja itu bisa dikatakan lebih buruk dibandingkan Persib. Dalam empat pertandingan terakhir, PSM tak pernah meraih kemenangan. Bahkan di tiga laga terakhir mereka menelan kekalahan, dua di antaranya dialami di kandang sendiri. Namun begitu, Djanur menilai kondisi tersebut justru bisa membuat Juku Eja kian berlipat motivasinya untuk segera bangkit. Apalagi duel ini bisa dikatakan sarat memori atau sejarah bagi kedua tim yang pernah terlibat rivalitas di era kompetisi Perserikatan, terutama di periode 1990 an. “Yang harus kita lihat dan waspadai bukan individu pemainnya, tapi secara tim. Saya pikir PSM tetap lawan yang patut diwaspadai walaupun dalam tiga pertandingan terakhir selalu kalah,” ungkap Djanur. “Kita harus belajar dari pertandingan sebelumnya saat melawan Persegres Gresik. Mereka kalah telak di pertandingan sebelumnya dari Pusamania, tapi mereka justru bisa mengalahkan kita. Itu yang harus kita waspadai karena PSM pastinya sudah menyiapkan segalanya,” ujarnya menjelaskan. Apalagi menurut Djanur, Persib pun bukan tanpa masalah. Kondisi mental pemain yang tengah menurun akibat kekalahan dari Persegres jadi perhatian khusus dari Djanur. Karena itu menurut dia dibutuhkan waktu untuk memulihkan kondisi Persib. “Saya masuk ketika tim dalam keadaan seperti ini, tentunya sulit buat saya untuk langsung mengangkat performa tim yang sedang turun. Tapi dengan kekompakan dan kebersamaan mudah-mudahan kita bisa meraih hasil lebih baik di pertandingan-pertandingan selanjutnya,” ujar pria yang sempat menimba ilmu di Inter Milan ini. (mus)

Sumber: VivaNews