Harga Minyak di AS Melonjak, Bursa Asia Menguat

Sports Liputan6 Tokyo – Mayoritas bursa saham Asia pada perdagangan hari ini, Kamis (29/9) ditutup menguat menyusul terjadinya reli harga minyak mentah di pasar berjangka AS. Harga minyak di pasar berjangka AS melonjak menyusul laporan yang menyebutkan adanya potensi pemangkasan produksi minyak mentah. Indeks Nikkei 225 di Jepang pada perdagangan hari ini ditutup menguat sebesar 228,31 poin atau bertambah 1,31 persen ke kisaran 16.693,71. Penguatan juga dialami indeks Hang Seng di Hong Kong yang ditutup meningkat 119,82 poin atau naik 0,51 persen ke kisaran 23.739,47. Indeks ASX 200 di Australia juga mencatat kenaikan sebesar 58,91 poin atau bertambah 1,09 persen ke kisaran 5.471,26. Hal yang sama juga dialami oleh indeks bursa Shanghai di Tiongkok yang meningkat sebesar 10,38 poin atua naik 0,35 persen ke kisaran 2.998,23. Sedangkan, indeks Kospi di Korea Selatan membukukan kenaikan sebesar 15,66 poin atau meningkat 0,76 persen ke kisaran 2.068,72. Sementara itu, harga minyak mentah di pasar berjangka AS melonjak setelah adanya informasi yang menyebutkan bahwa para anggota OPEC telah mencapai kesepakatan untuk memangkas produksi minyak mentah di kisaran 32,5 juta- 33 juta barel per hari atau turun tipis dari estimasi saat ini di kisaran 33,24 juta barel per hari. Sedangkan, di pasar Asia pada perdagangan Kamis, harga minyak mentah justru anjlok. Minyak mentah AS, WTI anjlok 0,06 persen ke level US$ 47,02 per barel setelah semalam di pasar AS naik 5,3 persen. Sementara, harga minyak mentah Brent anjlok 0,33 persen ke kisaran US$ 48,53 per barel setelah semalam menguat 5,9 persen. Paulus Nitbani/PCN BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu