Kasus Penipuan, Polisi Tangkap 31 WNA Tiongkok dan Taiwan

Sports Liputan6 Jakarta – Polisi menangkap 31 warga negara asing (WNA) asal Tiongkok dan Taiwan, di dua wilayah berbeda, di Jakarta Barat. Diduga kuat, mereka pelaku penipuan dan pemerasan menggunakan cyber . “Ya, memang betul kemarin pukul 18.00 WIB, ada di dua TKP pertama di Green Garden Blok M Nomor 5, itu ditangkap 28 WNA. 18 warga Tiongkok dan 10 warga Taiwan. Kemudian, di TKP kedua Apartemen Taman Anggrek Tower 8 itu ada tiga WNA Taiwan,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (5/8). Dikatakannya, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi Interpol. Kemudian, Subdit Ranmor dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan. “Ternyata betul, di sana kami duga terjadi tindak pidana international crime (kejahatan internasional) dengan modus penipuan menggunakan cyber crime ,” ungkapnya. Ia menuturkan, modus para pelaku itu mengaku sebagai anggota polisi atau kejaksaan, terkait dengan kasus-kasus money laundry . Korbannya adalah WNA Tiongkok dan Taiwan. “Korbannya diduga melakukan money laundry ditipulah pada intinya. Namun penipuannya kemudian juga termasuk masalah utang piutang nasabah bank, kartu kredit yang belum dibayar. Pelaku seakan-akan sebagai polisi dan jaksa kemudian melakukan pemerasan ujung-ujungnya,” katanya. Menurutnya, para pelaku juga melanggar hukum keimigrasian sehingga nanti akan diserahkan kepada pihak imigrasi untuk dideportasi. “Nanti rencana kita akan serahkan ke imigrasi untuk dilakukan deportasi, karena memang Interpol dari Taiwan juga Tiongkok sudah menunggu,” tandasnya. Bayu Marhaenjati/JAS BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu