Lampard Jawab Kritik dengan Hattrick

Sports Liputan6 , Bolton – Gelandang Chelsea, Frank Lampard, menjawab kritikan terhadapnya dengan membukukan hat-trick saat The Blues mempermalukan tuan rumah Bolton Wanderers 5-1 di Reebok Stadium, Minggu (2/10). Pemain berusia 33 tahun ini sempat diyakini telah ‘habis’ setelah kesulitan meraih posisi starter di Chelsea dan tim nasional Inggris belakangan ini. Tapi, ia langsung membuktikan bahwa anggapan itu keliru dengan mendesain gol pembuka Chelsea ke gawang Bolton yang dicetak Daniel Sturridge sebelum menyempurnakan aksi impresifnya dalam pertandingan itu dengan mencetak hat-trick. “Hanya ada satu cara untuk menjawab kritikan dan saya sudah lama menggeluti sepakbola sehingga saya tahu langkah saya tak akan selalu mulus dan kita harus tetap kuat dan membiarkan permainan kita yang berbicara,” tegas Lampard. “Jika kita melakukan itu, terus bekerja keras, segalanya akan datang juga kepada kita dan hari ini semua itu datang kepada saya.” “Saya hanya ingin member kontribusi saat saya bermain dan menyenangkan bermain bersama para pemain yang bagus,” tambah Lampard yang namanya dielu-elukan para fans Chelsea yang hadir di Reebok Stadium sepanjang sisa pertandingan sesuai ia melengkapi hattricknya di menit ke-59. “Saya merasa masih punya banyak yang tersisa dalam diri saya dan saya hanya ingin menjadi bagian dari sebuah tim yang sukses di akhir musim.” Lampard dipastikan berharap aksinya dalam laga itu akan meyakinkan pelatih timnas Inggris, Fabio Capello, untuk kembali mengandalkannya dalam laga kualifikasi Euro 2012 lawan Montenegro, Jumat (7/10). Lampard tak masuk dalam starting lineup Inggris dalam laga kualifikasi Euro 2012 lawan Bulgaria September lalu. Itu kali pertama ia tak jadi starter The Three Lions dalam laga kompetitif sejak 2007. Ia juga hanya menjadi cadangan saat Chelsea mengalahkan Swansea City 4-1 sepekan silam, tapi pelatih Andre Villas-Boas membantah dirinya meragukan kemampuan Lampard yang juga mencetak gol saat klub London itu menahan Valencia 1-1 dalam laga Liga Champions di Mestalla Rabu lalu. “Hattrick itu bagus baginya karena ia bermain solid bersama para pemain lainnya. Ia masuk ke kotak penalti pada saat yang tepat,” ujar pelatih asal Portugal itu. “Bakatnya tak pernah dipertanyakan … ini bukan masalah usia, ini masalah kemampuan dan skuad ini sarat dengan kemampuan dan bakat para pemainnya tak pernah dipertanyakan. | A. RIJAL

Sumber: Tempo.co