Menteri Dari Jokowi-JK Harus Bebas Dari Korupsi dan Transaksi Politik

Rimanews – Ketua-bersama Pusat Studi Antikorupsi dan Good Governance Universitas Kristen Satya Wacana (PSAK UKSW), Theo Litaay mengatakan, Menteri kabinet dari Joko Widodo (Jokowi)dan Jusuf Kalla (JK) harus terbebas dari korupsi dan berintegritas tinggi. “Publik ingin melihat menteri terbaik duduk sebagai menteri di kabinet Jokowi-JK, jadi harus berintegritas dan bebas dari korupsi,” ujar Theo di Jakarta, Sabtu (2/8). Baca Juga Indonesia akan Bantu Rohingya Wapres JK: Kasus Korupsi Sekjen KOI Memalukan Komisi XI: Ekonomi Mandiri Hindari Penguatan Mata Uang Asing Tolak Dolar, Jokowi Pilih Yuan untuk Nilai Tukar Rupiah Jokowi Kaget Lihat 445 Kilogram Sabu Ia menjelaskan, masyarakat ingin sebuah pemerintahan yang bersih dan bebas dari transaksi politik. Maka harus ada kerjasama politik yang harus dibandung. Sehingga semangat bekerjasama bisa terjalani dengan baik. Theo menegaskan, jika ada koalisi baru antara partai-partai pendukung Jokowi-JK seperti Partai Demokrat dan Partai Golkar, maka akan tercipta stabilitas politik nasional. Sehingga langkah itu bisa diharapkan oleh masyarakat luas pada umumnya. “Sah-sah saja koalisi dibangun, namun ya itu tadi jangan sampai muncul transaksi politik, termasuk menciptakan pemerintahan yang bebas dari beban masa lalu khususnya kasus-kasus korupsi,” tutupnya. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Jokowi , JK , Joko Widodo , Menteri , kabinet , Jusuf Kalla , Theo Litaay , politik , Nasional

Sumber: RimaNews