Sri Wahyuni Tampil Buruk di Kejuaraan Dunia Angkat Besi

Sports Liputan6 HOUSTON, JUARA.net – Lifter putri Indonesia, Sri Wahyuni Agustiani, mengalami penurunan performa yang sangat signifikan. Hal itu terlihat ketika dia tampil kelas 48 kg putri dalam Kejuaraan Dunia Angkat Besi yang digelar di Houston, Amerika Serikat, Sabtu (21/11/2015). Lifter yang akrab disapa Yuni ini mengalami penurunan angkatan yang membuat posisinya di ranking dunia melorot. Di Houston, Yuni melakukan angkatan snatch 78 kg, clean & jerk 104 kg, dan angkatan total 182 kg. Dia menduduki ranking 18 dunia di angkatan snatch , ranking sembilan dunia untuk clean & jerk , dan peringkat 10 dunia di angkatan total. Padahal, Yuni pernah meraih hasil lebih baik ketika mengikuti Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2014 di Kazaktan. Kala itu, dia membukukan angkatan snatch 77 kg yang membuat dia berada di ranking sembilan dunia, clean & jerk 106 kg yang membuat dia duduk di ranking tiga dunia yang sekaligus merebut perunggu, serta angkatan total 183 kg yang menjadikan dia nomor empat dunia. Setelah menjadi nomor empat dunia dan merebut perunggu Kejuaraan Dunia 2014, ternyata performa Yuni bukan meningkat. Bahkan dalam setahun terakhir, Yuni tak disiplin dan sempat mengalami kenaikan bobot tubuh yang signifikan. Hal itu membuat Yuni harus berjuang keras menurunkan berat badan hingga kembali ke 48 kg. “Latihan dan kedisiplinan Yuni memang kurang baik dalam setahun terakhir,” ujar Hadi Wihardja , Direktur Program Kepelatihan Tingkat Tinggi Program Indonesia Emas. Dengan kata lain, Yuni yang mengharapkan tampil di Olimpiade Rio 2016 ini harus memperbaiki pola latihannya apabila masih ingin bersaing di level dunia. Perbandingan Angkatan Sri Wahyuni Snatch Clean & Jerk Total Kejuaraan Dunia Junior 2014 81 kg 105 kg 186 kg Kejuaraan Dunia 2014 77 kg 106 kg 183 kg Kejuaraan Dunia 2015 78 kg 104 kg 182 kg

Sumber: Juara.net