Tulang Korban AirAsia Diperiksa di Cipinang

Rimanews – Semakin sulitnya jenazah korban AirAsia QZ 8501 untuk diidentifikasi, tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri melakukan pemeriksaan di laboratorium DNA di Cipinang, Jakarta Timur. Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes), Mabes Polri, Brigjen Arthur Tampi mengatakan, sebanyak 48 jenazah yang sudah ditemukan, DVI Polri mencocokan post mortem dengan data ante mortem berupa DNA di laboratorium yang berada Cipinang, Jakarta Timur. Baca Juga Gempa Aceh Sebabkan Belasan Bangunan Roboh KPU Didesak Batalkan Agus-Sylvi karena Program Semiliar untuk RW Gempa 6,4 SR Mengguncang Aceh Menurut Tampi, sampel DNA yang diambil, berupa tulang dan gigi. Menurutnya, perlu waktu untuk mengidentifikasi melalui DNA. “Itu perlu waktu, kalau sama tulang dan gigi kemungkinan lebih dari sebulan,” katanya, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (14/1). Hingga hari ini, pihaknya belum menerima ada penemuan jenazah korban kecelakaan pesawat AirAsia. “Belum ada informasi penemuan. Kita ada anggota DVI yang ditempatkan di Pangkalan Bun,” ucap Tampi. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Tragedi AirAsia , Peristiwa , Nasional

Sumber: RimaNews