Studi: Status Sosial Bisa Dilihat dari Wajah Seseorang

Para peneliti menduga bahwa mulut kitalah yang mengungkapkan sesuatu.

Dalam eksperimen terpisah, para peneliti meminta peserta untuk menebak status sosioekonomi seseorang berdasarkan potongan foto yang hanya menampilkan mata atau mulut.

Peserta yang mengamati mulut menebak secara lebih tepat dibandingkan dengan peserta yang menebak dengan melihat mata.

Pimpinan penulisan penelitian, Nicholas O. Rule, menjelaskan kepada CNN, “Setelah kita menyadari adanya ekspresiekspresi emosional kasat mata, tentu masuk nalar kita kalau mulut menjadi yang paling kentara.”

Mulut merupakan bagian wajah yang paling banyak dipakai terutama untuk menunjukkan emosi positif, misalnya tersenyum.

Secara umum, tandatanda positif apapun yang terlihat pada wajah memiliki korelasi dengan keadaan kekayaan seseorang.

Hal itu dapat dimengerti. Uang dapat membuat perbedaan antara gambaran bahagia pada mata yang berbinar dibandingkan dengan garisgaris kekhawatiran di sekitar mulut.

Seiring berjalannya waktu, perasaanperasaan itu terukir secara permanen pada wajah kita.

Bagaimana bisa begitu?

Menurut para peneliti, otototot wajah manusia bisa meregang dan kulit wajah dapat terlipat seusai dengan ekspresiekspresi yang terjadi berulang dalam waktu lama.

Hasilnya adalah tampilan netral yang meniru keadaan perasaan paling sering pada diri kita.

Dengan kata lain, pengalamanpengalaman hidup kita yang baik ataupun buruk tercetak pada wajah.