Tak Temani Suaminya, Melania Trump Pergi ke Tempat Ini Sendirian

Ibu Negara Melania Trump pada hari Kamis mengunjungi Museum Memorial Holocaust Amerika Serikat di Washington, D.C., AS.

Padahal seharusnya ia mendampingi sang suami, Presiden Donald Trump, yang bertandang ke Davos, Swiss, untuk menghadiri World Economic Forum 2018.

Dia menyambangi museum tersebut seorang diri. Di sana, Melania Trump melakukan hening cipta untuk menghormati jutaan orang Yahudi yang meninggal dalam peristiwa Holocaust dan jutaan korban penganiayaan Nazi.

Kegiatan ini dilakukannya menjelang Hari Peringatan Holocaust Internasional yang jatuh pada hari Sabtu.

“Angan dan doaku bersama orang-orang yang hidup dan keluarganya direnggut oleh kengerian Holocaust,” ucap Melania Trump dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Newsweek, Kamis (25/1/2018).

“Namun juga melalui rasa kemanusiaan bersama, kita berkumpul di sini untuk mengingat dalam kekuatan dan cinta. Hatiku bersamamu dan kami mengenangnya,” lanjutnya.

Sedangkan di Twitter, dia mengunggah foto dan status yang menggambarkan kunjugannya ke museum itu.

“Terima kasih @HolocaustMuseum untuk tur yang penuh energi dan menyenangkan, menghormati jutaan kehidupan orang tak berdosa yang kehilangan nyawanya, dan mendidik kita untuk tahu tentang tragedi dan dampak holocaust. #WeRemember #AskWhy” tulisnya pada 25 Januari 2018 pukul 23.27.

Jarang Terlihat Jalan Bareng Suami

Sejak isu skandal Presiden Donald Trump dan seorang bintang porno mencuat ke publik, pasangan ‘Orang Nomor Satu di AS’ itu jarang terlihat menghadiri acara kenegaraan bersama.

Pada tanggal 12 Januari 2018, Wall Street Journal melaporkan bahwa bintang film dewasa Stephanie Clifford — atau dikenal sebagai Stormy Daniels — mengaku memiliki hubungan gelap dengan Donald Trump.

Hubungan terlarang antara Clifford dan Trump terjadi pada Juli 2006, saat keduanya bertemu di sebuah turnamen golf selebritas di Lake Tahoe, Nevada. Kala itu, Clifford masih berusia 27 tahun.

Sebuah foto yang diunggah pada tahun yang sama oleh Clifford di MySpace, sempat menunjukkan kedekatan dirinya dan Trump.

Pengacara Donald Trump dikabarkan menyuap mantan bintang porno itu sebesar US$ 130.000 atau sekitar Rp 1,7 miliar untuk membungkam hubungan terlarang keduanya.

Pembayaran tersebut dilakukan pada Oktober 2016 oleh Michael Cohen, seorang pengacara top Trump Organization.

Seorang pejabat Gedung Putih merespons hal itu dengan mengatakan kepada Wall Street Journal, “Ini adalah laporan daur ulang lama yang diterbitkan dan ditolak mentah-mentah sebelum pilpres AS 2016.”

Cohen pun mengatakan hal yang serupa dengan apa yang disampaikan pejabat Gedung Putih.

“Presiden Trump sekali lagi dengan keras membantah kejadian dengan Daniels,” ujar dia.

Ia juga menyerang Wall Street Journal yang disebutnya telah mengeluarkan tuduhan aneh terhadap Donald Trump. Cohen mengatakan, surat kabar tersebut mencoba melanggengkan narasi palsu.

Clifford pun menolak untuk berkomentar.

Sementara itu, Cohen mengirim pernyataan dua paragraf dari Clifford, yang tertulis bahwa ia membantah adanya hubungan seksual atau romantis dengan Trump.

“Desas-sesus yang menyebut bahwa saya telah menerima uang diam dari Donald Trump benar-benar salah,” demikian tulis pernyataan tersebut.

Sementara itu, Wall Street Journal melaporkan bahwa tidak diketahui apakah Trump mengetahui pembayaran tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *