Timnas Indonesia U-16 Grogi Main di Rumput Sintetis

Timnas Indonesia U-16 gagal mengalahkan Myanmar di IPE Chonburi Campus Stadium 2, Minggu (9/7/2017) pada laga pertama babak penyisihan Grup A Piala AFF U-15. Garuda Asia –julukan Timnas Indonesia U-16– bermain imbang 2-2.

Sempat unggul cepat melalui gol Rendy Juliansyah di menit ketiga, Timnas Indonesia U-16 malah balik tertinggal di babak pertama. Myanmar mencetak dua gol melalui N N Soe dan M Htwe.

Garuda Asia untungnya bisa menyamakan skor di menit akhir pertandingan. Sepakan Miftakhul Husyen dari luar kotak penalti memaksa pertandingan berakhir imbang. Hasil imbang ini cukup mengejutkan.

Pasalnya, Timnas Indonesia U-16 bisa menaklukkan Myanmar dengan mudah di pertemuan sebelumnya. Garuda Asia menang 4-1 atas Myanmar pada ajang 2017 Tien Phong Plastic Cup Tournament, 14 Juni lalu.

Pelatih Timnas Indonesia U-16, Fachry Husaini mengatakan, anak asuhnya grogi bermain di rumput statis. Mereka seperti kehilangan sentuhan bermain di IPE Chonburi Campus Stadium 2.

“Setelah seleksi di Sawangan dan satu kali saat latihan perdana di Assumption Collage Sriracha, kami tak lagi berlatih di rumput sintetis. Awalnya kami diberi tahu hanya bermain di lapangan rumput biasa,” katanya di situs resmi PSSI.

“Kemudian, kami (Timnas Indonesia U-16) baru diberitahu oleh panitia dan AFF pada saat match coordination meeting, Sabtu (8/7/2017), dan tidak ada jadwal uji coba lapangan resminya. Itu juga dengan adanya perubahan waktu pertandingan,” ucap Fachry menambahkan.

Masih Punya Peluang

Walau bermain imbang, Fachry puas dengan kinerja pemain Timnas Indonesia U-16. Terlebih lagi, mereka tidak punya kesempatan melakukan uji coba lapangan.

“Apapun itu (hasilnya), kami apresiasi kepada pemain yang sudah berjuang habis-habisan, ini menjadi pelajaran penting buat semua pemain. Masih ada peluang untuk kami lolos dari fase grup,” ujarnya mengakhiri.

Di laga kedua, Timnas Indonesia U-16 akan menghadapi tuan rumah, Thailand di IPE Chonburi Campus Stadium 1, Selasa (11 Juli 2017). Lapangan ini juga menggunakan rumput sintetis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *