Top 3 Tekno: Nokia 7 Plus hingga Markas UFO Apple

Tak cuma itu, informasi lain soal risiko yang didapat saat registrasi kartu SIM jelang deadline, dan karyawan yang sering menabrak tembok tembus pandang markas baru Apple, juga menjadi artikel terpopuler.

Untuk lebih lengkap, simak ketiga artikel tersebut di bawah ini.

1. Nokia 7 Plus Bakal Dijual dengan Harga Murah?

HMD Global cukup sukses membawa merek Nokia kembali ke industri smartphone global. Terbukti, beberapa seri smartphone yang diluncurkan perusahaan kerap menyita perhatian pecinta gadget.

Salah satu seri smartphone terbaru yang ditunggu-tunggu adalah Nokia 7 Plus. Rumor terbaru menyebut perangkat ini akan menjalankan Android One. Jika benar demikian, smartphone tersebut akan dijual dengan harga murah.

Untuk diketahui, Android One adalah proyek Google menggandeng vendor lokal di negara-negara berkembang untuk menciptakan perangkat yang terstandarisasi dengan harga Rp 2 jutaan.

2. Catat, Ini Risiko jika Kamu Registrasi Kartu SIM Jelang Deadline

Dalam kurang lebih satu pekan lagi, registrasi kartu SIM prabayar akan ditutup. Tepatnya, pada 28 Februari 2018, registrasi akan berakhir. Dengan kata lain, pengguna mau tak mau harus segera mendaftar ulang nomornya sebelum memasuki tenggat waktu.

Seperti disampaikan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Dirjen PPI) Kementerian Kominfo Ahmad M. Ramli, menjelang deadline registrasi kartu SIM, ada risiko yang bisa saja terjadi jika pelanggan mendaftar ulang nomornya di waktu mendekati deadline.

“Masyarakat diimbau agar sebaiknya segera melakukan registrasi kartu SIM sebelum batas akhir 28 Februari 2018. Sebab, pada hari itu diprediksi akan terjadi lonjakan traffic luar biasa yang bisa saja dapat menyebabkan gagal registrasi,” ujar Ramli.

3. Kantor Tembus Pandang, Pegawai Apple Sering Tabrak Tembok

Gedung baru Apple yang dinamakan Apple Campus dan dijuluki Spaceship sempat menarik perhatian karena rancangannya yang mirip UFO.

Total biaya pembangunan Apple Campus ditaksir mencapai US$ 5 miliar (setara Rp 67 triliun), tetapi rancangan yang indah nan mahal tidak selalu setara dengan efisiensi dalam praktik.

Laporan dari Bloomberg, Senin (19/2/2018), menyebutkan ada keluhan pegawai yang kerap menabrak tembok karena ruang-ruang kerja di kantor Apple memakai tembok berupa kaca tembus pandang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *