Vaksin HIV/AIDS Baru Sedang Diuji di Afrika

Sebuah vaksin untuk HIV/AIDS baru-baru ini masuk dalam tahap pengujian. Vaksin ini bisa menjadi sebuah langkah besar untuk menghentikan HIV/AIDS .

Dilansir dari Step to Health, Kamis (15/2/2018), penelitian ini sedang dilakukan di Afrika. Salah satu benua tempat HIV/AIDS menjadi penyebab utama kematian.

Perusahaan Johnson & Johnson (J&J), bersama dengan US National Institute of Health (NIH), dan Bill and Melinda Gates Foundation, telah mengembangkan sebuah pengobatan baru yang bertujuan untuk memberikan perawatan bagi penderita HIV.

Vaksin ini merupakan kombinasi dua vaksin yang diuji pada 2600 perempuan dari Afrika Selatan. Penelitian ini akan berlangsung selama tiga tahun.

Dosis pertama dimaksudkan untuk mempersiapkan sistem kekebalan tubuh, sementara dosis kedua untuk meningkatkan respons tubuh terhadap serangan HIV.

Ini merupakan teknologi yang menggabungkan protein imunostimulan dari organisme HIV yang berbeda yang mungkin dapat mencegah infeksi.

Paul Stoffels, scientific director J&J mengatakan, vaksin terhadap HIV diperkirakan akan mencapai tingkat efektivitas yang lebih tinggi dari 50 persen.

“Mudah-mudahah kita bisa jauh lebih tinggi,” kata Stoffels.

Pengujian vaksin lain di Afrika Selatan juga dilakukan bulan November 2016. Ini adalah pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade, dua vaksin diuji terhadap penyakit ini.

Perempuan menjadi fokus utama dalam memerangi penyakit menular seksual. Di Afrika, mereka menyumbang lebih dari setengah diagnosis infeksi HIV.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *