Warga Jabar Dilarang Tiup Terompet Tahun Baru, Ada Apa?

Dodo Suhendar mengaku, sampai saat ini otoritasnya belum menerima laporan soal penyebaran difteri melalui perangkat yang ditiup oleh mulut, seperti terompet perayaan tahun baru.

Namun, untuk meningkatan kewaspadaan penyebaran penyakit difteri, ditambah penetapan kejadian luar biasa (KLB) dari Kementerian Kesehatan belum dicabut maka sebaiknya penggunaan terompet dibatasi untuk satu orang.

Dodo menambahkan, saat terompet ditiup oleh satu orang, bekas sisa cairan mulut tetap ada meski hanya sedikit. Jika peniup terompet tersebut memiliki riwayat difteri, maka penularan penyakit tersebut akan segera terjadi.

“Ya baiknya satu terompet satu oranglah jangan dipakai bersama-sama,” ujar Dodo.

Kemarin Kementerian Kesehatan menyebutkan adanya potensi penularan penyakit difteri melalui terompet karena terpapar percikan ludah bahkan embusan napas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *